jessica Agripina (3203013131)
Pada hakikatnya, manusia tidak dapat
hidup tanpa uang. Manusia akan berusaha apapun untuk mendapatkan uang, dengan
demikianlah manusia dapat memenuhi kebutuhan jasmaninya. Pada era ini,
berkembangnya jumlah penduduk yang semakin banyak membuat manusia mulai
berpikir kritis akan pemenuhan kebutuhan yang semakin banyak pula, didukung
juga dengan perkembangan teknologi. Bahkan anak-anak yang usia remaja mulai
mengawali bisnis dengan menggunakan media sosial, hal ini menjadi bukti bahwa
manusia pada dasarnya memiliki hasrat untuk berbisnis. Penjualan barang dan
jasa melalui media online mulai
marak, sarana penjualan barang online
ini bisa dari facebook, blackberry,
instagram, dan masih banyak lagi. Penjualan melalui media mungkin tidak
memakan banyak biaya, dan tidak memerlukan modal yang terlalu banyak. Namun
bagaimana pun juga, seseorang pasti akan selalu menginginkan sebuah
perkembangan, karena manusia itu sendiri pun tidak akan pernah puas. “Bagaimana
mendapatkan modal untuk mengawali sebuah bisnis ? seperti membuka gerai atau stand ? apakah bisnis ini akan
menguntungkan ? kapan akan balik modal ?”. Hal-hal ini menjadi permasalahan
bagi bisnis pemula maupun orang yang ingin mengawali bisnis. Melalui artikel
ini penulis ingin menjabarkan solusi akan permasalahan-permasalahan yang sedang
atau akan dialami oleh para calon pembisnis.
“Apakah bisnis ini akan
menguntungkan ?”. Seringkali dalam mengawali berbisnis, seseorang selalu
khawatir akan hal ini. Hal ini mengakibatkan mereka akan mengubur kembali
niatnya untuk berbisnis dikarenakan mereka berpikir bahwa bisnis yang akan
mereka buka tidak menguntungkan melainkan akan merugikan mereka. Pemikiran
buruk ini tidak seharusnya menjadi penghalang kita untuk berbisnis, melainkan
kita harus memutar pemikiran tersebut menjadi pikiran yang positif dan menjadi
motivasi kita untuk berbisnis. Kita harus yakin bahwa bisnis tersebut akan
berjalan dan memberikan hasil, hanya saja diri kita sendiri harus memiliki ide
yang kreatif. Sebagai pembisnis baru, kita harus menciptakan hal-hal yang
barus, disinilah para pembisnis dituntut untuk memiliki inovasi.
Inovasi tidak hanya harus dimiliki
oleh pembisnis pemula, melainkan pembisnis senior pun harus memiliki
inovasi-inovasi baru untuk mempertahankan keberlangsungan perusahaan itu
sendiri. Karena dengan seiringnya perusahaan kita semakin pesat, maka semakin
banyaknya pesaing yang akan mengancam perusahaan kita sendiri. Apabila
perusahaan tidak membuat inovasi-inovasi baru, maka perusahaan harus siap untuk
gulung tikar. Oleh karena itu, pembuatan atau masukan ide baru bukanlah hal
yang sembarangan atau dianggap sebelah mata, meskipun hanya berefek jangka
pendek diperusahaan, tapi akan memberikan efek yang besar untuk keberlangsungan
perusahaan. Juga untuk pembisnis pemula maupun yang akan memulai bisnis.
Permasalahan yang datang berikutnya
adalah “kapan bisnis tersebut akan balik modal atau memberikan keuntungan yang
berlebih ?”. Semua pembisnis dalam mengawalinya pasti akan mempertanyakan hal
yang demikian, karena kembali pada tujuan awal berbisnis, yaitu mencari untung
atau laba sebanyak-banyaknya. Karena dengan perolehan laba yang banyak ini akan
menjadi penentu apakah bisnis tersebut layak bertahan atau tidak. Permasalahan
akan balik modalnya atau tidak, kembali pada tahap pertama yang sudah dibahas
diatas. Apabila kita mampu menciptakan ide-ide baru, maka keuntungan akan
datang dengan sendirinya dan secara otomatis kita akan mampu menghadapi
pesaing-pesaing kita. Begitu juga sebaliknya, ketika kita tidak menciptakan
ide-ide baru maka keuntungan perusahaan pun akan turun tahun demi tahun.
Meskipun untuk menciptakan ide baru tersebut membutuhkan waktu yang banyak dan
pastinya akan memakan biaya yang besar, namun semuanya akan terbayarkan dengan
pemasukan atau keuntungan yang ada diperusahaan itu senidiri.
Selain inovasi dalam perusahaan,
berikut beberapa cara supaya bisnis cepat balik modal :
o
Sanggup memberikan nilai tambah bagi
produk yang dihasilkan, seperti harga Iebih murah, kualitas lebih
baik, pelayanan dengan ketepatan waktu, ramah dan memuaskan, promosi yang lebih
terarah kepada target hingga after sales yang
memuaskan
o
Dalam berbisnis, salah satu kesuksesan
dapat diraih dengan melihat tren untuk beberapa
waktu ke depan. Jika ingin sukses, lakukan
survei pasar secara teratur dan menganalisis perubahan yang
terjadi. Dengan begitu, kita dapat mempersiapkan diri dengan perencanaan yang lebih
matang untuk menghadapi berbagai persaingan yang ada.
o
Mencari informasi yang sebanyak-banyaknya mengenai bisnis yang kita geluti. Untuk laris, tidak harus memiliki ide yang besar.
Terkadang, ide biasa yang dikemas dengan baik, serta bantuan informasi
yang valid dan akuratlah yang sukses. Informasi dapat dicari melalui buku-buku,
referensi internet, survei pasar, kursus atau pelatihan, dan sebagainya.
o
Mengikuti sebuah komunitas, yaitu menjalin hubungan dengan orang yang tepat dalam membantu kemajuan
bisnis kita.
o
Pemilihan jenis bisnis. Dalam hal ini kita harus jeli melihat peluang untuk jenis produk yang
ditawarkan. Bagi pemula, beberapa konsep bisnis kemitraan seperti franchise
adalah bisnis dengan modal cukup terjangkau dan prospek binisnya terlihat
sehingga keuntungan yang dihasilkan pun cukup menggiurkan. Namun, selektiflah
memerhatikan standardisasi bisnis tersebut dan keuntungannya yang menjanjikan.
“Bagaimana mendapatkan modal untuk
mengawali sebuah bisnis ?”. Modal merupakan akar untuk mengawali sebuah bisnis.
Sangat tidak mungkin seseorang mengawali bisnis tanpa modal. Modal yang
dikeluarkan untuk mengawali sebuah bisnis pun bukan angka yang kecil, dan modal
tidak semata-mata berupa uang, tapi modal juga dapat berupa barang seperti
meja, kursi, etalase, dan lain-lain. Seseorang yang akan mengawali bisnis
sangat sulit untuk mendapatkan modal dari pihak lain, meskipun akan mendapatkan
dari pihak lain, pasti pihak lain akan meminta jaminan atas pinjaman tersebut.
Oleh
karenanya calon pembisnis harus benar-benar memikirkan bisnis yang akan
digeluti tersebut. Selain mendapatkan modal lewat pihak ketiga, kita juga bisa
mendapatkan modal dengan cara yang sederhana, yaitu dengan cara menabung, namun
cara sederhana ini disarankan untuk pembukaan bisnis yang sederhana pula,
seperti jualan online, jualan nasi
bungkus, atau jajanan-jajanan kecil. Berikut beberapa permasalahan yang terkait
dengan modal
Alasan
modal/uang :
1.
Tidak punya uang yang cukup untuk memulai bisnis.
2.
Kalau gagal, semua uangnya hilang tidak berbekas.
3.
Sulit mengelola uang hasil pensiun dini.
Solusi uang
:
1.
Bisnis tidak selalu membutuhkan uang banyak.
2.
Bila takut mengelola uang sendiri, tanam dalam
investasi dengan cara beli saham, obligasi, dan lainnya.
3.
Menyerahkan kepada orang lain yang ahli dan dipercaya
untuk menjalankan usaha.
Membuat keputusan untuk berbisnis
tidaklah mudah. Banyaknya bayangan akan kekhawatiran tentang berlangsungnya
bisnis, membuat kita menjadi berpikir lebih panjang lagi. Namun perlu diketahui
bahwa berbisnis akan membantu seseorang untuk melatih menjadi seorang pemimpin
dan yang terutama membantu dalam aspek ekonominya. Berbisnis tidaklah harus
diawali dengan bisnis yang besar dan membutuhkan uang banyak.
Referensi
:
Tidak ada komentar:
Posting Komentar